Bupati Takalar Optimis : Takalar Tahun Ini Capai ODF 100 Persen

  • Whatsapp
ODF di Takalar
Bupati Takalar, Syamsuddin Kitta pimpin rapat terksit pencapaian ODF 100 persen di Takalar ( foto ist )

Pembelanews – Takalar, terkait upaya pencapaian Open Defecation Free (ODF) atau wilayah bebas buang air sembarangan di Kabupaten Takalar, Bupati Takalar, Syamsuddin Kitta menempuh beberapa strategi untuk pencapaiannya termasuk upaya peningkatan IPM, pertumbuhan ekonomi termasuk rencana pembangunan Kawasan Briket Nusantara (KBN).

“ Kami optimis tahun 2020 ini Takalar bisa capai ODF 100 persen di seluruh desa,” tandas Bupati dalam rapat internalnya, Rabu (30/09/2020) lalu bersama stakholder ligkup Pemkab Takalar.

Sekedar diketahui, untuk tahun 2017 ada 29 desa berhasil mencapai target ODF 100 persen, tahun 2018 sebanyak 41 Desa ODF, tahun 2019 sebanyak 53 desa ODF dan di tahun 2020 sebanyak 61 desa yang mencapai ODF. Sehingga dari total 74 desa se Kabupaten Takalar, masih ada 13 desa di Kabupaten Takalar yang belum mencapai ODF.

Disebutkan, hingga per 01/10/2020 dari 10 kecamatan se Kabupaten Takalar, Kecamatan Mangarabombang yang belum ODF. Sehingga Bupati Takalar menggelar rapat dengan menghadirkan Asisten I Setda Takalar, Kadis Kesehatan Takalart, Camat Mangarabombang, para kepala desa/lurah, Ketua BPD dan Ketua LPM se Kecamatan Mangarabombang, Kamis (01/10/2020) bertempat di ruang rapat Setda Kantor Bupati Takalar.

Camat Mangarabombang,  Syahrir dalam rapatb tersebut menyampaikan,  untuk Kec. Marbo ada sekitar 300 lebih KK yang sudah memiliki jamban dan sebanyak 172 KK yang belum ODF dan dengan kerjasama pemerintah desa kita berupaya agar seluruh warga di Kec. Marbo 100% ODF.

Menurut Bupati Takalar, dalam rangka menuju desa yang sehat (ada jamban) agar ada koordinasi yang serius dan terus menerus antara komponen desa dengan puskesmas dalam pendataan dimasyarakat yang belum memiliki jamban.

Bupati terus mengupayakan agar di bulan Desember 100 persen Takalar sudah mencapai ODF karena itu sangat berpengaruh dengan IPM.

Bupati Takalar mengimbau, masyarakat yang belum memiliki jamban dapat memanfaatkan jamban kelompok yang pernah dibangun oleh PNPM yang dapat dimanfaatkan beberapa keluarga, satu bulan kedepan kita akan mengevaluasi apakah jamban kelompok itu berfungsi.

Bacaan Lainnya

“ Jika tidak berfungsi pemerintah setempat bersama TNI/Polri akan segera membangun jamban bersama yang bisa menutupi kekurangan jamban sehingga 100 % kecamatan Marbo dapat mencaai ODF,” tandas Bupati Takalar.(Pblnews/Wahid Rani-man).


Pos terkait