Karena Bupati Takalar Di Interpelasi, Lima OPD Dipanggil

  • Whatsapp
Hak Angket Bupati Takalar
Lima pimpinan OPD Dipanggil oleh Panitia Hak Angket Terkait Interprlasi Bupati Takalar ( foto dok )

Pembelanews.com, Takalar – Dalam sepekan terakhir, suhu politik di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan mengalami sedikit memanas. Lantaran DPRD Takalar menggulirkan hak interpelasi dan hak angket terhadap Bupati Takalar Syamsari Kitta karena dinilai  kondisi pemerintahan tidak stabil dengan  adanya dugaan kebijakan Bupati  menyalahi regulasi pemerintahan seperti, beberapa kebijakan yang belum terealisasi dengan baik, tidak transparan dan akuntabel diantaranya dala pengelolaan dana Covid-19.

Terkait hal itu, H.Nurdin HS, Jubir Hak Angket DPRD Takalar, Jumat (09/10/2020) mengaku  pihak Panitia Hal Angket yang diketuai  H.Andi Noor Zaela selaku Ketua Fraksi Takalar Hebat  telah mengirim surat panggilan terhadap lima OPD untuk menjalani sidang perdana hak angket, dan pemanggilan lima OPD ini bagian dari puldata dan pulbaket panitia hak angket.

Bacaan Lainnya

Kelima Organisasi  perangkal Daerah (OPD) lingkup Pemkab Takalar, lanjut H.Nurdin HS,  yang akan menjalani sidang perdana hak angket diruang rapat paripurna antara lain, Dinas Sosial PMD dengan materi sidang penggunaan dana desa, Bagian Tata Pemerintahan dengan kasus molornya Pilkades serentak dan BPKD dengan materi sidang buruknya tata kelola keuangan daerah.

Sedangkan dua OPD lainnya yang akan disidang yaitu, Badan pengembangan kepegawaian SDM (BPKSDM) dengan materi sidang mutasi, demosi yang terjadi secara terus menerus dan dinas kesehatan dengan dugaan penyelewengan dana anggaran covid – 19.

Menurut H.Nurdin HS,  sidang perdana hak angket direncanakan  berlangsung  Senin (12/10), diruang rapat paripurna istimewa DPRD Takalar. H.Nurdin HS berharap,  pihak terpanggil dalam hal ini pihak eksekutif untuk kooperatif selama masa sidang hak angket berlangsung.

“ Kita tidak berharap  ada pihak terpanggil mangkir dua kali dalam persidangan, tentu mereka akan dijemput paksa oleh pihak kepolisian,” tandasnya.(Pblnews/Wahid Rani – Syam.L).

Pos terkait