Bendungan Pammukulu dan Karalloe, Diantara Kendala Lahan dan Pandemi

  • Whatsapp
bendungan karalloe
( foto ist )

Pembelanews.com, Makassar – Progres Bendungan Pammukulu sejauh ini pengerjaan fisiknya masih berjalan, kendati sebelumnya,  sudah selesai tahun ini.  Tetapi karena adanya pandemi  Covid-19  sehingga  harus menyesuaikan anggaran, maka penyelesaian bangunan baru akan selesai 2021 mendatang.

Menurut Kepala Satuan Kerja ( Satker ) Bendungan Balai Besar Wilayah Pompengean Sungau Jeneberang ( BBWS-PJ), Alexander Nandar, tahun ini kami juga sudah perpanjang izin multiyears nya ke Kementerian Keuangandan jika sudah terbit izinnnya, diupayakan akan selesai nanti tahun 2021.

Seperti diketahui, Bendungan Karalloe dua tahun berhenti pengerjaannya pada di akhir tahun 2019 lalu, pengerjaan fisik dimulai kembali., dan saat ini pengerjaannya sudah mencaai 80 persen.

Bacaan Lainnya

Rencananya Karalloe ini kita akan isi awal, lalu bendungan sudah bisa ditutup terus setelah ditutup baru masuk ke pekerjaan terowongan itu dan diberikan pintu-pintu irigasi, pengatur suhu,” jelas Alexander.

Selain fisik, kata Alexander, masalah pembebasan lahan juga menjadi kendala. Hanya saja,  pihaknya juga tengah melaksanakan secara paralel.

Sementara progres pengerjaan Bendungan Pammukulu, lanjutnya Alexander , tahun 2020 ditarget  untuk pengadaan lahan bisa selesai hingga 90 persen. Sedangkan untuk pengerjaan tahun 2021, pihaknya berencana mengerjakan paket satu yakni pendirian pondasi untuk membran beton.(pblnews/ syam – man).

Pos terkait