Benarkah Hasil Penjualan Besi Tua Stadion Mattoanging, Nyasar Ke Kantong Pribadi

  • Whatsapp
Bastian Lubis
Bastian Lubis (foto dok)

Pembelanews.com, Makassar – belum selesai picu selisih antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dengan Pemerinah Kota (Pemkot) Makassar soal keberlanjutan pembangunan Stadion Mattoanging yang bertaraf internasional itu, menyeruak adanya dugaan uang hasil penjualan besi pembongkaran Stadion Mattoanging menyasar ke kantong pribadi oknum tertentu.  

Sebelumnya disebutkan, hasil penjualanl bongkaran berupa besi tua diduga dijual yang sebagian hasil penjualannya ada mengalir ke kas daerah, tetapi diduga pula  mengalir  ke rekening pribadi.

Bacaan Lainnya

Pusat Kajian Anti Korupsi (PUKAT) Universitas Patria Artha (UPA), mengendus di balik rehabilitasi Stafion Mattoanging, ada dugaan keterlibatan keluarga Gubernur Sulsel non aktif Nurdin Abdullah.

Pembela News Benarkah Hasil Penjualan Besi Tua Stadion Mattoanging, Nyasar Ke Kantong Pribadi
Stadio Mattoanging saat dibongkar tahun 2020 lalu (foto dok )

Peneliti PUKAT UPA, Bastian Lubis kepada media pers, Kamis (18/03/2021) mengatakan, dayanya sudah dikantongi dan lembaganya sedang menginvestigasi kasus ini..”Jadi dari awal kita duga memang ada niat lain dari pembongkaran stadion ini. Besi tuanya dijual dan lumayan hasilnya,” jelas Bastian.

Lantas timbul tanda  tanya, sebenarnya berapa nilai hasil penjualan besi tua Stadion Mattoanging ?. Menurut Bastian yang juga salah seorang pengamat keuangan negara menjelaskan,  hasil lelang besi tua Stadion Mattoanging ditaksir appraisal mencapai Rp 3,4 miliar. Sayangnya, yang disetor ke kas daerah hanya Rp 1,3 miliar.

“Sisanya diduga masuk ke rekening pribadi. Ini kita masih duga, tapi sedang ditelusuri,” jelasnya.

Bastian juga menilai, pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang menjadi harapan terakhir pembangunan Stadion Mattoanging tak akan terwujud.(pblnews/man).

Pos terkait