Disalurkan BLT-DD 2021 Tahap Kedua Di Desa Saotengnga

  • Whatsapp
desa saotegnga

Pembelanews.com,Sinjai – Sebagai tindak lanjut penyaluran BLT-DD 2021 tahap pertama yang telah disalurkan, Kamis (23/03/2021) lalu, Pemerintah Desa (Pemdes) Saotengnga kembali menyalurkan BLT-DD 2021 tahap kedua, Kamis (15/04/2021) bertempat di aula Kantor Desa Saotengnga, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabuaten Sinjai.
 
Pada kesempatan penyaluran tersebut, dihadiri selain Kepala Desa Saotengnga, yang mewakili Camat Sinjai Tengah, Andi Asda Kadir, S.Sos, Babinsa Koramil 1424 Sinjai Tengah, Ketua BPD Satengnga, Pendamping Desa, disaksikan 4 kepala dusun se Desa Saotengnga.

 

Pembela News Disalurkan BLT-DD 2021 Tahap Kedua Di Desa Saotengnga

Kaur Perencanaan Pemdes Saotengnga, Jumriah yang ditemu usai penyaluran antara lain menjelaskan, penyaluran BLT-DD 2021 ini dilakukan sebagai langkah percepatan penanganan covid-19  khususnya di pedesaan sekaligus sebagai langkah mengatasi dampak covid-19 yang ditimbulkan pada perekonomian,  

Menyinggung jumlah penerima KPM BLT-DD 2021, menurut Jumriah sebanyak 194 kepala keluarga masing-masing menerima Rp300 ribu yang mana untuk tahap kedua ini diperuntukkan penyaluran bulan februari 2021. “ Total anggaran yang tersalurkan pada setiap penyaluran BLT-DD 2021 sebesar Rp58.200.000,-.

Bacaan Lainnya

Pembela News Disalurkan BLT-DD 2021 Tahap Kedua Di Desa Saotengnga

Sementara Andi Asda Kadir, S.Sos  yang hadir pada  pernyaluran BLT-DD  antara lain mengatakan,  dengan BLT-DD ini diharapkan agar dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan rumah tangga, apalagi masih suasana pandemi corona

Pembela News Disalurkan BLT-DD 2021 Tahap Kedua Di Desa Saotengnga

“ Masyarakat diimbau tetap menjalankan protokol kesehatan diantaranya, tetap mernjaga kesehatan diri dan lingkungan, memakai masker, jaga jarak, cuci tangan dengan sabun dan jika ada diantara kita yang kurang sehat, agar memeriksakan diri di puskesmas terdekat,” tandasnya.

Kepala Desa Saotengga, M.Anshar Arief berharap,  penerima manfaat BLT-DD adalah keluarga yang terpapar akibat covid-19 dengan mempertimbangkan diantaranya faktor kerentanan baru akibat pengurangan aktifitas sosial dan ekonomi, kehilangan penghasilan dan secara spesifik rumah tangga terdampak yang menggantungkan hidup atau nafkah dari pekerjaan tertentu.(Pblnews/man).

Pos terkait