Pembangunan Stadion Mattoanging, Picu Selisih

  • Whatsapp
stadion mattoangin
Stadion Mattoanging yang berdiri sejak 1957, di tahun 2020 dibongkar dan di tahn 2021 akan dibangun menjadi stadion bertaraf internasional (foto dok)

Pembelanews, Makassar Stadion Mattoanging  yang berdiri sejak tahun 1957, telah mengalami pembongkaran pada tahun 2020 lalu untuk kembali dibangun menjadi stadion bertaraf internasional.  

Pembangunan Stadion Mattoanging merupakan gagasan Nurdin Abdullah di kala masih aktif sebagai Gubernur Sulsel. Sementara jabatan Walikota Makassar kala itu belum di pundak Moh.Ramdhan “Danny” Pomanto.

Semula rancangan dan pembongkaran dan desain pembangunan Sradion Mattoangin berjalan lancar tanpa kendala tehnis. Seiring kasus yang menerpa Nurdin Abdullah sehingga diambil alih oleh Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dan terpilihnya Danny Poanto sebagai Walikota Makassar, mulai muncul picu selisih antara Pemprov.Sulsel dan Pemkot Makassar terkait pembangunan Stadion Mattoangin.

Pembela News Pembangunan Stadion Mattoanging, Picu Selisih
saat pembongkaran tahun 2020 lalu (foto dok)

Menurut Wali Kota Makassar yang  juga disapa Danny Pomanto menilai, pembangunan Stadion Mattoanging melanggar Peraturan Daerah (Perda) Tata Ruang dan Bangunan. Stadion Mattoanging  dan dianggap tidak berada pada lokasi yang semestinya.

Bacaan Lainnya

Danny Pomanto beranggapan, Stadion Mattoanging sebaiknya dipindahkan ke Kelurahan Barombong atau Kelurahan Untia. Dua lokasi tersebut terdapat lahan milik pemerintah yang sangat luas dan memadai.

“ Sementara lokasinya Stadion Mattoanging yang sudah dibongkar itu, lokasi lamanya  akan dibangun ruang terbuka hijau. Itu lebih layak sebagai sarana fasilitas sosial yang ada lapangan olahraganya, tamannya, dan sebagainya,” ungkap Danny.

Di balik pembangunan Stadion Mattoanging, menyeruak soal perizinan yang bakal tidak dikeluarkan Walikota Makassar, Moh.. Ramdhan “Danny” PomantoApalagi, seperti izin Amdal, Amdal Lalin, dan IMB.

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto sebelumnya pernah bilang, Pemprov.Sulsel sebelum membangun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Makanya perlu evaluasi untuk izin Amdal, Andal Lalin, dan IMB.

Danny Pomanto juga bilang, apalagi ada informasi, kapasitas stadion yang dibangun tiu berkapastas 60 ribu kursi.” Sengaja tidak mengeluarkan izin tersebu, karena soal kapasitas,” ungkap Danny seraya menambahkan, bayangkan bagaimana macetnya lalu lintas di jalan-jalan yang ada di sepanjang Mattoanging kalau dibangun dengan kapasitas seperti itu.

“ Izin pembangunan Stadion Mattoangin bisa saja dikelurkan, asalkan kapasitas stadion masih seperti sebelumnya, yakni 15 ribu kursi. Atau setidaknya, kata Danny, maksimal 20 ribu seat. Di luar dari itu, tidak akan ada izin.

Menuruty Danny, jika dibangun dengan 20 ribu seat, Pemprov harus membuat jalan alternatif baru  yang menghubungkan stadion dengan area Jalan Ratu Langi untuk mengurai kemacetan saat ada laga.

Menyikapi sikap Danny, menurut Darmawan karena pembangunan berada di wilayah administrasi Kota Makassar. Semua aturan soal tata ruang dan sebagainya, harus mengikut ke Pemkot Makassar.

Pembela News Pembangunan Stadion Mattoanging, Picu Selisih
desain Stadion Mattoangin (foto wahyu)

“Yang mempunyai tata ruang adalah Makassar, yang membuat aturan Makassar, kita tidak bisa serta merta di provinsi bahwa harus seperti ini. Ada dinamika yang harus didengarkan. Karena berkaitan dengan pembangunan fisik,” kata Darmawan menandaskan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sendiri sudah menghabiskan anggaran Rp20,7 miliar untuk rehabilitasi Stadion Mattoanging. Anggaran itu hanya untuk pengurusan dokumen, belum pembangunan fisik.

Anggaran tersebut digunakan untuk analisis dampak lingkungan Rp 26 juta, analisis dampak lalu lintas Rp 250 juta, audit konstruksi Rp 119 juta, manajemen konstruksi tahap I Rp 375 juta dan DED (Detail Engineering Design) Rp 20 miliar.

“Pemkot bisa memberi izin jika pemprov membangun jalan langsung ke Ratulangi untuk mencegah kemacetan parah,” sebutnya.(pblnews-man)

Pos terkait