Review  

Satu Tahun Program Makan Bergizi Gratis (edisi 8)

Menu di akhir ramadhan yang dirapel tiga hari kedepan, menunya silih berganti (foto ist)

Ketika Makan Bergizi Gratis, Menormalisasi Makanan Makanan Tidak Bergizi ??

Editor: Nurzaman Razaq

SINJAI,PEMBELANEWS.COM – Menu pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga akhir ramadhan cukup ramai, terutama pada soal menu yang dibagikan kepada siswa terkait mengenai kualitas dan kecocokan menu.

Poin utaa yang menjadi sorotan menu program MBG itu, diantaranya menu paket berbuka puasa, karena dianggap tidak memenuhi standar  gizi atau kelayakan yang berisi buah dan kue.pada kantong plastik atau kotak dos.

Selain buah,kue dan minuman yang dianggap tidak layak itu, publik juga menilai, isi buah. kue dan susu kemasan itu  harganya antara Rp6.000 – Rp7.000. Sementara Bagian Gizi Nasional (BGN) telah menegaskan bahan makanan MBG adalah Rp8.000 – Rp10.000.

Hal itu tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan selama ramadhan beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sinjai.Di akhir ramadhan SPPG yang menjadi sorotan dan tanda tanya orangtua siswa,

Penyaluran menu seperti di Dapur MBG Desa Kanrung,Kecamatan Sinjai Tengah selama ramadhan dirapel untuk tiga hari kedepan. Sementara menu dalam kantong plastik kemasan dan atau kotak dos berisi roti terkadang kue bolu, buah salak (terkadang apel sebuah), tiga buah kurma, satu telur ayam rebus, paket kacang pilus dan susu kemasan kecil.(terkadang juga tidak ada).

Yang jika menu seperti itu, bisa jadi tidak sebanding dengan harga per porsi yang nilainya jika di rapel tiga hari  kedepan sesuai Juknis bisa mencapai  Rp30.000.

Pengelola dapur umum MBG yang mengaku bertanggung jawab menyebut “kreativitas” ini dilakukan karena sekolah memasuki masa libur.

Sementara Badan Gizi Nasional bilang belum ada kebijakan resmi soal itu—petunjuk teknisnya masih dibahas.(*).

‎ ‎