Kenali Lebih Dekat, Suwardi Thahir. Calon Ketua PWI Sulsel Periode 2026-2031

Ir.Suwarsi Thahir,M.,I.Kom, (foto dok)

Editor: Nurzaman Razaq

MAKASSAR,PEMBELANEWS.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Selatan, tak lama lagi akan menyelenggarakan Konferensi  pemilihan pengurus baru periode masa bakti 2026-2031.Dimana sebelumnya, PWI Sulsel dinahkodai  H. Agussalim Alwi Hamu yang telah berakhir masa baktinya.

Terkait pelaksanaan konferensi pemilihan calon ketua baru, sepanjang Ramadhan ini telah menyeruak dari sejumlah senior dan anggota PWI untuk menampilkan calon ketua yang bakal di helat sebagai Ketua PWI Sulsel periode mendatang.

Hal itu dapat terlihat kehadiran kurang kebih 100 jurnalis dalam agenda buka puasa bersama sekaligus silaturahmi di Kedai Ayah UQ, Jalan Boulevard, Makassar, Minggu (15/3/2026). Mayoritas undangan yang hadir merupakan para jurnalis senior yang telah lama malang melintang di dunia pers.

Dalam agenda itu, dibahas beberapa persoal krusial yang saat ini mengemuka. Diantaranya, PWI Sulsel kini menghadapi tantangan besar di era digital seiring munculnya sejumlah organisasi wartawan.

Dalam suasana penuh keharmonisan dan silaturahmi itu, mereka yang hadir pada malam itu, menyatukan komitmen untuk menjagokn pilihan kepada Wartawan senior, Ir. Suwardi Thahir, M.I.Kom, 

Suwardi Thahir, di masa bakti H.Agussalim, menjabat sebagai Wakil Ketua, yang dikenal di kalangan anggota PWI bukan sosok sembarangan. Dia merupakan Asesor Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Dewan Pers yang telah secara resmi mendeklarasikan kesiapannya bertarung sebagai Calon Ketua PWI Sulsel untuk masa bakti 2026-2031.

Rekam Jejaknya.

Suwardi Thahir, terbilang cukup lama turut andil  berkiprah dalam kepengurusan PWI Sulsel. Hingga saat Suwardi Thahir juga merupakan jurnalis senior di Harian Fajar Makassar,

Dengan kiprahnya di PWI Sulsel itu, Suwardi Thahir yang dikenal humanis dan akrab tanpa memandang strata sosial dan status keanggotaan , menilai, segala pencapaian yang kita nikmati hingga hari ini adalah buah kerja keras seluruh ketua dan jajaran pengurus PWI, baik yang sekarang maupun pendahulu kita.

“Ada andil besar Pak Agussalim Alwi Hamu, Pak Zulkifli Gani Ottoh, Pak Syamsu Nur, hingga Pak Alwi Hamu dan para pengurus sebelumnya,” tutur Suwardi dengan nada apresiatif.

“Berkat dedikasi merekalah PWI Sulsel mampu berdiri kokoh seperti sekarang. Mereka semua adalah pahlawan organisasi yang telah membangun fondasi agar lembaga ini terus berkembang menjadi lebih baik dari waktu ke waktu,” tambahnya.

Atas dasar rasa hormat tersebut, Suwardi berjanji jika diberi mandat memimpin nanti, ia akan memperkuat program yang telah berjalan baik sembari menyuntikkan berbagai terobosan inovatif. Visi utamanya jelas: kejayaan organisasi yang berbanding lurus dengan kesejahteraan para anggotanya.

Terkait soal tantangan PWI di era digital saat ini, menurut Suwardi Thahir, PWI Sulsel patut  mengambil sikap yang befokus pada penguatan kompetensi,profesionalisme, dan transformasi bisnis media agar tetap relevan dan dipercaya publik.

Soal tingkat  pengalaman Suwardi Thahir di PWI, merupakan sosok yang telah mengakar dan sangat tepat, sekaligus sebagai regenerasi kepemimpin PWI Sulsel ke depan.

Dari pandangan sejumlah kalangan di PWI Sulsel hingga PWI Perwakilan di daerah, Suwardi Thahir dianggap sebagai figur yang mumpuni memimpin PWI Sulsel  yang punya kemampuan menjawab tantangan zaman yang semakin komplek, terutama dinamika di dunia informasi.

Di tangan kepemimpin Suwardi Thahir, PWI Sulsel  akan dipandang sebagai organisasi profesi wartawan yang bermartabat, profesional dan berwibawa yang benar-benar dibutuhkan oleh dunia kewartawanan maupun oleh seluruh stakholder serta masyarakat secara umum.(*).

.