Opini  

Dampak Pembangunan Terhadap Masyarakat Pinggiran (Sebuah Catatan Pinggir)

Editor:Nurzaman Razaq

MAKASSAR,PEMBELANEWS.COM – Tujuan pembangunan pada dasarnya adalah untuk menciptakan kemajuan di bidang sosial dan ekonomi secara berkesinambungan, tanpa mengabaikan persamaan hak dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip keadilan bagi masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Disamping sebagai alat yang dapat menghubungkan antar daerah di Indonesia, infrastruktur yang biasa sering disebut sebagai sarana dan prasarana fisik ini, memiliki keterkaitan yang kuat dengan laju pertumbuhan ekonomi suatu wilayah.

Hal tersebut ditandai dengan wilayah yang memiliki kelengkapan sistem infrastruktur yang berfungsi lebih baik akan berdampak pada tingkat kesejahteraan sosial dan pertumbuhan ekonomi masyaraktanya.

Manfaat infrastruktur (1).Membuka lapangan kerja untuk pengendalian semakin menjamurnya pengangguran,(2). Membantu pemerataan pertumbuhan ekonomi Bukan hanya pada pengerjaannya, (3). Meningkatnya ketersediaan lapangan kerja juga dapat menjadi dampak baik dari pembangunan infrastruktur di wilayah masig-masing,

Pembangunan pada akhirnya dapat berdampak kepada sesuatu yang lebih besar, yakni pemerataan pembangunan. Hal mana pemerataan pembangunan merupakan sebuah langkah yang besar menuju pemerataan ekonomi.kemasyarakatan pada khususnya.

Dampak Orang Pinggiran Akibat Pembangunan

Pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah ternyata memiliki sejumlah dampak. Salah satunya adalah meningkatnya risiko jumlah orang pinggiran akibat alih fungsi lahan dari aktivitas pembangunan.

Hal ini dilakukan karena tidak bisa dimungkiri, pembangunan dilakukan untuk mencapai kehidupan yang adil, makmur, dan sejahtera bagi masyarakat Indonesia. Meski demikian, pemberian kompensasi dan bantuan langsung saja tidak cukup.

Berdasarkan riset yang sudah dilakukan, Prof. Opan menjelaskan, penanganan orang pinggiran memerlukan tiga strategi, yaitu mengidentifikasi potensi daerah, menyiapkan model penanganan komprehensif, serta melakukan pemantauan.

Proses identifikasi atau pemetaan potensi daerah dilakukan untuk mengetahui sejauh mana daerah tersebut “bertahan” akibat dampak pembangunan.

Hal ini dilakukan agar kehidupan masyarakat tetap bisa mencapai kesejahteraan. Hasil pemetaan tersebut kemudian menjadi acuan untuk melaksanakan berbagai program pendampingan, termasuk salah satunya menggelar sejumlah pelatihan untuk memaksimalkan potensi yang ada.(pembelanews.com)