MAMUJU,PEMBELANEWS.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong peningkatan produktivitas kakao melalui program peremajaan tanaman.
Upaya ini diwujudkan dengan memberikan fasilitasi kepada kelompok tani berupa bantuan bibit unggul dan pupuk penunjang agar tanaman kakao yang sudah tua dapat diganti dengan yang baru dan lebih produktif.
Kepala Bidang Perbenihan dan Produksi Dinas Perkebunan Sulawesi Barat, Muliadi, mengatakan bahwa pemerintah provinsi menyiapkan berbagai dukungan untuk mempercepat proses peremajaan di tingkat petani.
“Untuk meremajakan tanaman kakao, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memfasilitasi kelompok-kelompok tani dengan memberikan bantuan bibit atau benih. Kami berharap benih ini dapat digunakan untuk meremajakan tanaman kakao petani yang sudah tua,” ujar Muliadi, Rabu, 5 November 2025.
Ia menambahkan, selain bibit, pemerintah juga menyalurkan pupuk untuk menunjang pertumbuhan tanaman baru. “Selain benih, kami juga fasilitasi pupuknya untuk menunjang kegiatan peremajaan,” jelasnya.
Menurut Muliadi, target program peremajaan kakao tahun ini mencapai lebih dari 1,7 juta benih. Namun, hingga saat ini realisasinya baru sekitar 800 ribu lebih yang telah tersalur ke kelompok tani. “Masih ada beberapa yang belum tersalur. Kami berharap penyedia bisa merealisasikan seluruhnya sebelum akhir tahun, agar masyarakat segera bisa melakukan peremajaan,” tuturnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap program ini dapat mempercepat pemulihan produktivitas kakao dan kembali menjadikan Sulbar sebagai salah satu daerah penghasil kakao unggulan di Indonesia.(*)






