Kenal lebih dekat, Akbp Jamal Fathur Rakhman,S.Ik.,MH, Kapolres Sinjai
SINJAI,PEMBELANEWS.COM – Jajaran Kepolisian Resor Sinjai, saat ini dinahkodai AKBP. Jamal Fathur Rakhman,S.IK.,MH, sosok perwira kelahiran Subang, Jawa Barat tahun 1984.
Mantan Kasubdit Paminal Bid.Propam Polda Kepulauan Bangka Belitung ini, resmi menggantikan AKBP Harry Azhar,S.IK.,SH.,MH yang kini sebagai Kanit 1 Satresmob Bareskrim Polri, Rabu (21/01/2026) lalu.
Sebagai Kapolres Sinjai, AKBP Jamal Fathur Rakhman, kini memegang dan melanjutkan peran pentingnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta penegakan hukum di Wilayah Kabupaten Sinjai.
Dengan latar belakang pendidikan yang kuat dan pengalaman yang mumpuni di kepolisian, perwira yang dikenal tegas dalam penegakan hukum dan humanis ini, menjadi penentu dalam mengambil langkah-;angkah strategus untuk mengatasi berbagai permasalahan di bidang keamanan dan penegakakn hukum.
Dengan pengalaman sebagai polisi lapangan yang dirintisnya mulai di Polda NTB tepatnya di Polres Lombok Barat ini,berkomitmen memberikan perlindungan maksimal kepada kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak yang ditegaskan tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan di wilayah hukumnya.
Dari pengalamannya yang di asah sebagai Kepala SPK hingga Kanit Buser dan penyidik Satreskrim, Jamal Fathur Rakhman, senntiasa berupaya mewujudkan Kamtibmas sebagai fondasi utama bagi pertumbuhan sosial dan ekonomi di Sinjai. Sekaligus membangun kepercayaan masyarakatterhadap institusi kepolisian.
Dengan jabatan yang juga pernah disandangnya sebagai Kasat Reskrim di sejumlah daerah, Jamal Fathur Rakhman juga punya komitmen yang kuat pada peningkatan pelayanan publik yang memprioritaskan pelayanan yang cepat dan responsif kepada masyarakat. Hal seperti itu, menjadi harapan bersama dalam meningkatkan tingkat kepuasan publik terhadapkinerja kepolisian.
Selain itu, perwira yang sebelumnya pernah bertugas di Takalar dan Bulukumba serta di Poltabes Makassar ini, senantiasa berupaya membangun kerja sama yang solid antara kepolisian, masyarakat dan media pers, yang dianggapnya sebagai kunci untuk menciptakan keamanan yang berkesinamungan, yang juga mendorong setiap anggotanya untuk aktif dalam kegiatan komunitas.
Salah satu misi penting yang patut dikedepankan oleh mantan Kapolsek Mamajang dan Kapolsek Panakkukang Makassar ini, adalah pemberantasan narkoba dan kejahatan terorganisir. Upaya ini dilakukan melalui operasi rutin dan program pemberdayaan masyarakat.
Mantan Wakasat dan Kasat Reskrim Polrestabes Makassar ini, juga memilik kepedulian dan perhatian serius dalam peningkatan kapasitas SDM bagi anggotanya, yang dianggapnya bahwa dengan SDM yang berkualitas, akan menjadi aset utama kepolisian. Sehingga pelatihan dan pengembangan bagi anggota kepolisian menjadi prioritas utama.
Jabatan-jabatan tersebut menjadikannya akrab dengan dinamika kamtibmas wilayah perkotaan yang kompleks. Tak hanya di Sulsel, pengalamannya juga teruji di level nasional. Ia pernah menjabat Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung sebelum akhirnya dipercaya sebagai Kasubbid Paminal Bidpropam Polda Bangka Belitung.
Karena dilatari dengan peran sebagai pelindung, pegayom dan pelayan masyarakat, Jamal Fathur Rakhman, akan lebih menekankan penegakan hukum yang berkeadilan, pencegahan konfik, serta pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.
Dengan jabatan yang kini disandangnya, sikap humanis yang megutamakan tindakan persuasif, edukatif dan ramah, bersama jajarannya senantiasa diterapkan dalam berinteraksi dengan masyarakat tanpa memandang strata sosialnya.
Pada soal integritas diterapkan sebagai upaya mencegah anggotanya terlibat tindak pidana, etika, disiplin,pungli atau penyalahgunaan wewenang.
Sementara pada sisi kemitraan dan sinergotasnya dengan media pers, Jamal Fathur Rakhman, menjadikan media pers sebagai salah satu pilar strategis dalam menjaga Kamtibmas, serta mewujudkan keterbukaan informasipublik.
Sinergi ini dibangun, katanya pada setiap kesempatannya berdialig degan insan pers, untuk memastikan masyarakat menerima informasi yang akurat, edukatif, dan sejuk, sekaligus menangkal penyebaran berita hoax.(*).
.






