Sinjai Culture Festival 2025, Ajang Pelestarian Budaya Lokal Dan Promosi Sinjai Tujuan Wisata

SINJAI,PEMBELANEWS.COM – Sinjai Culture Festival 2025 yang mulai digelar pada 08 hingga 12 Agustus 2025, yang merupakan rangkaian memerihakan Hari Kemerdekaan Ke-80 Republik Indonesia.

Festival  berlangsung selama lima hari yang dibuka resmi Bupati Sinjai, Jumat malam (08/08/2025) dengan memperlombakan 18 jenis lomba dan pameran, termasuk lomba lagu daerah, tari kreasi, osong, permainan rakyat, dan jalan sehat, serta diluncurkannya Car Free Day (CFD) pertama di Sinjai. 

Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Sinjai, Tamzil Binawan, selaku Ketus Seksi Acara HUT ke-80 RI,  acara ini bertujuan untuk melestarikan budaya lokal, menumbuhkan   semangat persatuan, dan mempromosikan Sinjai sebagai tujuan wisata yang kaya akan keindahan alamnya.

Dia menambahan, Sinjai Culture Festival lahir dari kolaborasi lintas instansi. “Semua pihak terlibat untuk menghadirkan hiburan sekaligus mengangkat kearifan lokal, menjaga tradisi, dan memperkuat silaturahmi masyarakat.

Rangkaian festival, lanjutnya, menghadirkan beragam lomba seperti menyanyi lagu daerah, tadarrus, olahraga tradisional, hadang, tarik tambang, lari karung, osong, sepeda lambat, permainan rakyat, gerak jalan indah, menggambar dan mewarnai, tari kreasi tradisional, merangkai sarung, sambung lagu, vokal grup, kuliner laut, hingga menyanyi solo.

Selain itu, warga juga dapat menikmati jalan sehat, launching Car Free Day, senam sehat, pameran kucing, parade wastra daerah, hingga pameran benda pusaka. Hampir seluruh agenda dipusatkan di Lapnas, menjadikannya pusat kemeriahan HUT RI tahun ini. 

Bupati Sinjai dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga ruang berekspresi, berkreasi, mempererat persatuan, serta mengangkat kembali kearifan lokal sebagai identitas daerah.

“HUT RI adalah momentum penting untuk mengenang perjuangan para pahlawan. Jangan sekadar seremonial, tetapi wujudkan dalam kerja nyata, inovasi, dan kontribusi positif. Salamaki tapada salama,” tegasnya.(cea)