Antara Etika, Akhlak dan Moralitas dari Dari Perspektif Jurnalis
MAKASSAR,PEMBELANEWS.COM – Sebagai salah satu pilar demokrasi, profesi jurnalis yakni memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan perannya. Salah satunya dengan mengikuti aspek etika profesi, dibarengi akhlak dan moralitas.yang tak terpisahkan
Di tengah derasnya arus informasi digital, ketiga aspek tersebut semakin berperan penting dalam menjaga kualitas, integritas, dan kredibilitas jurnalis
Terhadap etika profesi ini, menjadi panduan bagi jurnalis untuk melindungi hak-hak individu, menghindari konflik, serta menguatkan kepercayaan publik terhadap media
Etika profesi jurnalistik yang dipahami selama ini, mencakup prinsip-prinsip seperti independensi, akurasi, keberimbangan, dan integritas, yang bertujuan melindungi jurnalis dari manipulasi informasi, bias, atau konflik kepentingan.
Di Indonesia, prinsip ini diatur dalam Kode Etik Jurnalistik (KEJ) yang menjadi pedoman bagi jurnalis. Dalam Pasal 1 KEJ, menegaskan bahwa wartawan Indonesia harus independen, menyajikan berita yang akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk.
Mematuhi kode etik ini adalah tanda profesionalisme seorang jurnalis yang bertanggung jawab untuk menyampaikan informasi benar dan tidak memihak.
Sementara terhadap aspek akhlak dan moral, dari perpespektif jurnalis dipandang sebagai fondasi perilaku manusia yang krusial, di mana akhlak bersumber dari wahyu (Al-Qur’an & Hadis) dan bersifat tetap.
Sedangkan etika dan moral lebih dipengaruhi budaya, tradisi, dan pemikiran akal.Ketiganya penting untuk membentuk karakter mulia dan menciptakan insan pers yang beradab.
Etika, akhlak dan moralitas sebagai tiga pilar utama dalam pengembangan karakter insan pers. Meskipun memiliki landasan epistemologis, sumber nilai, dan cakupan yang berbeda, ketiga kata ini seringkali dianggap tumpang tindih.
Inti sarinya adalah, dalam dunia jurnalistik, akhlak sering kali diterjemahkan ke dalam konsep EtikaProfesi atau Kode Etik Jurnaisti, dari perspektif Jurnalis memandang akhlak bukan hanya sebagai perilaku pribadi yang baik, melainkan sebagai fondasi profesionalitas, integritas, dan tanggung jawab sosial untuk menyajikan informasi yang jujur, akurat, dan berimbang
Sementara pandangan jurnalis tentang moralitas berakar pada kode etik profesional yang mengutamakan kejujuran, akurasi, independensi, dan tanggung jawab sosial untuk kepentingan publik, bukan sekadar sensasionalitas
Sedang terkait dengan moralitas, jurnalis bertindak sebagai kompas untuk menjaga integritas dengan menghindari suap, menghormati narasumber, serta melindungi korban.((dari sumber bacaan)






