Editor : Nurzaman Razaq
JAKARTA,PEMBELANEWS.COM – Komitmen menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, berarti perjanjian (keterikatan) untuk melakukan sesuatu atau dapat juga diartikan sebagai kontrak atau janji/ikrar yang megikat seseorang untuk setia dan bertanggungjawab terhadap sesuatu baik itu tugas orang lain atau organisasi.
Seperti yang dibangun Kapolri, Jendral Listyo Sigit Prabowo mengikrarkan suatu komitmen yang menunjukkan adanya kesepakatan yang harus dipenuhi dan diwujudkan dalam tindakan nyata, yakni menjadikan Polri semakin Presisi di tahun 2026.
Komitmen ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polri untuk meningkatkan profesionalisme, kepercayaan publik, dan kinerja institusi secara keseluruhan di tahun 2026 dan seterusnya.
Masih tercatat ketika jelang tahun 2026 tepatnya pada kegiatan rilis akhir tahun Polri 2025 yang digelar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025) lalu, dimana Ka.Polri membeberkan 3 komitmen utama Polri untuk semakin Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, Berkeadilan).
Ke-3 komitmen Presisi tersebut masing-masing, (1) memastikan kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk mendengar aspirasi, (2) memperkuat pendekatan humanis dan responsivitas pelayanan, serta (3) penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku kejahatan yang meresahkan dan merugikan negara, dengan fokus perbaikan terus-menerus
Komitmen utama Polri tersebut sebagaimana yang ditegaskan Kapolri, guna mewujudkan institusi yang semakin presisi ke depan. Meski Kapolri menyadari bahwa, pelaksanaan tugas Polri jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kepada masyarakat Indonesia atas nama Pimpinan Polri dan seluruh keluarga besar Polri kami mengajukan dari lubuk hati yang terdalam permohonan maaf.
Meski begitu, Kapolri menegaskan bahwa, Polri tidak akan berhenti melakukan evaluasi dan perbaikan dalam menjalankan tugas-tugasnya, demi meningkatkan profesionalisme dan kepercayaan publik.
Tiga komitmen yang menjadi arah pembenahan Polri agar semakin presisi, Komitmen pertama adalah memastikan kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk mendengar langsung aspirasi dan keluhan warga.
“Kami berkomitmen hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mendengar aspirasi dan keluhan masyarakat secara langsung sebagai yang terdepan dalam melindungi dan menolong masyarakat, khususnya masyarakat kecil maupun kelompok rentan,” ujar Sigit.
Komitmen kedua, Polri akan terus memperkuat pendekatan humanis dan meningkatkan responsivitas dalam pelayanan publik, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengakses seluruh layanan kepolisian.
“Kami akan terus humanis dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan memastikan kemudahan akses terhadap seluruh layanan Polri,” katanya.
Sementara itu, komitmen ketiga berkaitan dengan penegakan hukum. Kapolri menegaskan bahwa Polri akan bertindak tegas terhadap pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat serta merugikan keuangan negara.
“Penegakan hukum secara tegas kepada para pelaku kejahatan yang telah meresahkan masyarakat dan merugikan keuangan negara,” ucap Sigit.
Melalui tiga komitmen tersebut, Kapolri berharap Polri dapat terus memperbaiki diri dan hadir sebagai institusi yang profesional, humanis, serta dipercaya masyarakat.
Tagline Kepemimpinan
Sebagai calon tunggal pada saat fit and proper test di Komisi III DPRRI, (20/1/2021) lalu, Listyo Sigit Prabowo kaa itu berpangkat Komjen Pol, secara bulat disepakati menduduki jabatan Kapolri menggantikan Jendral Pol.Idham Azis.
Debut fokus kepemimpinnannya, membuat perubahan maksimal untuk Polri yang lebih baik. “Reformasinya bisa lebih komperhensif, visi dan misinya untuk Polri berjalan sinergis dalam 6 tahun terakhir dalam kedinasannya. Sinergisitas dan kekompakan Polri terlihat lebih kuat dan satu gerak.
Dukungan dan apresiasi datang dari beragam elemen yang mengapresiasi bahwa kekompakan pada internal menjadikannya menguatkan soliditas Polri, sampai pembersihan internal Polri yang tidak pandang bulu.”
Narasi “Polri Presisi” yang menjadi Tagline kepemimpinanya menjadi penyempurna dari Promoter yang menjadi kata Kunci Kapolri Tito Karnavian hingga Idham Azis dalam memimpin Bhayangkara.
Transisinya sudah tepat, dari Professional, Modern, Terpercaya menjadi Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi. Sebetulnya Presisi ini adalah penjabaran detail dari kata Professional, Jenderal Listyo tahu betul bagaimana cara menjaga dan menghargai warisan seniornya.
Untuk Polri semakin Presisi di tahun 2026, tiga komitmen utama Kapolri ini wajar diimplementasi oleh seluruh jajaran. (dari berbagai sumber)






