Daerah  

BPS Sinjai Gelar Finalisasi Akhir Program Pembinaan Desa Cinta Statistik Di Desa Panaikang

SINJAI,PEMBELANEWS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sinjai menggelar pertemuan laporan finalisasi akhir program pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) tahun 2024 di Aula Kantor Desa Panaikang, Kecamatan Sinjai Timur, Selasa (15/10/2024).

Pembinaan Desa Cantik yang dilakukan oleh BPS Sinjai ini bersinergi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai.

Kepala BPS Sinjai, Arif Miftahuddin mengatakan bahwa pembinaan Desa Cantik yang dilaksakan di Desa Panaikang merupakan desa kedua setelah sebelumnya Desa Lamatti Riaja yang telah dibina pada tahun 2023.

“Program Desa Cantik ini merupakan tahap akhir finalisasi pelaporan pembinaan selama 3 bulan di Desa Panaikang,” ujar Kepala BPS Sinjai.

Lebih lanjut dikatakan, tujuan program Desa Cantik yang dirancang BPS secara umum bertujuan meningkatkan literasi kesadaran dan peran aktif perangkat desa dan kelurahan  dan masyarakat dalam penyelenggaraan statistik sektoral.

Hadirnya program ini disambut baik oleh Kepala Desa Panaikang, Bahtiar. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BPS yang telah melakukan pembinaan di desanya.

“Alhamdulillah sekarang sudah terbentuk aplikasi “Sipada Macca” yang memuat data-data sektoral di Desa Panaikang dan dapat diakses melalui website resmi Pemerintah Desa Panaikang. Kami sangat berterima kasih atas pembinaan dari BPS Kabupaten Sinjai,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Camat Sinjai Timur, Andi Saoraja Arie Lesmana mengapresiasi BPS atas pembinaan Desa Cantik di Desa Panaikang.

Ia berharap program ini terus ditingkatkan dan pembinaan dapat diperluas ke semua desa dan kelurahan di yang ada di Kecamatan Sinjai Timur.

Sementara itu, Kadis Kominfo dan Persandian Sinjai yang diwakili Plt Sekretaris Diskominfo dan Persandian Sinjai, Usman dalam arahannya mengatakan bahwa program Desa Cantik merupakan bagian dari penyelenggaraan statistik sektoral.

Usman yang juga merupakan Kabid Statistik dan Persandian di Diskominfo Sinjai menjelaskan, program ini hadir dalam rangka mewujudkan Satu Data Indonesia (SDI) berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 39 tahun 2019 tentang satu data.

“Sehingga diperlukan penguatan tata kelola pemerintahan desa, termasuk dalam  pengelolaan data statistik sektoral untuk program pembangunan wilayah, khususnya dalam pengambilan keputusan pimpinan baik dalam tahap monitoring maupun evaluasi penyelenggaraan kegiatan,” ungkapnya.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Dinas PMD, serta jajaran Pemerintah dan BPD Desa Panaikang.

Di momen ini juga dilaunching aplikasi Sipada Macca (Sistem Pengumpulan Data Masyarakat Akan Cinta Statistik. (Humas Kominfo/cea)