SINJAI, PEMBELANEWS.COM – Di Desa Pattongko, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, terdapat akses jalan kabupaten yang cukup memprihatinkan, yang didambakan warga setempat agar pemerintah daerah turut peduli dalam perbaikannya.
Akses jalan yang selama kurang kebih 4 tahun lamanya dalam kondisi yang mengkhawatirkan pengguna jalan tersebut, berada di Dusun Manubbu yang menghubungkan Dusun Tappillasa dan Dusun Tangkulu yang menghubungkan Desa Bonto, Kecamatan Sinjai Tengah.
Keprihatinan warga di Desa Pattongko itu, dirasakan sejak kepemimpinan Andi Seto Asapa sebagai Bupati Sinjai. Dan dari tahun ke tahun pada Musrembang Tingkat Desa dan Kecamatan disuarakan, namun belum terwujud hingga saat ini.
Menurut Kepala Desa Pattongko, Sulaiman, akses jalan yang menghubungkan antar dusun dan desa, dimana mengharuskan adanya ketersediaan jembatan, terpaksa atas swadaya warga membuat jembatan dari batang kelapa.
“Hal ini harus kami lakukan, untuk memudahkan warga yang rata-rata petani, bisa mengakses hasil pertaniannya, tandasnya seraya menambahkan, apalagi pada setiap 6 bulan jembatan tersebut harus diganti karena batang kelapanya rapuh dan dikhawatirkan menimbulkan kecelakaan bagi warga yang melintasinya.
Dia menambahkan, terlepas dari usulan di Musrembang, pihaknya juga melayangkan surat permohonan perbaikan jematan/plat duiker serta rehebilatasi sejulah talud ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sinjai, namun hal itu juga belum ada wujudnya.
Kerusakan sejumlah talud, duiker, lanjutnya, tentu akan menimbulkan bahaya longsor sehingga akan mengganggu akses transportasi warga untuk melintasinya..
“Kami berharap, agar pemerintah daerah peduli atas keprihatinan warga kami yang berkepanjangan,’tandas Sulaeman.(cea)






