SINJAI,PEMBELANEWS.COM – Dalam satu dekade terakhir, kawasan perdesaan mulai dipandang sebagai paradigma baru pembangunan nasional.
Hal tersebut salah satunya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur di Desa Kompang, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, yang juga merupakan bagian dari pembangunan nasional.
Pembangunan infrastruktur di Desa Kompang tahun anggaran 2024 ini, kata Kepala Desa Kompang, Annsar A.Ma.Pust, Minggu (02/06/2024), meliputi pembangunan rabat beton, pelebaran jalan, tanggul lapangan sepak bola, dengan tidak mengabaikan program lainnya yang sudah dituangkan di RKPDes dan APBDes bersama BPD dan masyarakat.
Untuk tahun anggaran 2024 ini lanjut kepala desa tiga periode ini. infrastruktur yang dibangun di Desa Kompang berbasis pada kebutuhan masyarakat, sehingga masyarakat secara sadar mau merawat dan mengelolanya.
Infrastruktur berbasis masyarakat,lanjutnya, berarti memberikan peran lebih kepada masyarakat untuk mendukung kemanfaatan infrastruktur desa. Kedepannya, diharapkan masyarakat desa dapat lebih mandiri dalam merencanakan dan menggunakan infrastruktur desa.
Ditanya soal bagaimana pelibatan peran pemda dan masyarakat dalam meningkatkan komitmen dan tanggung jawab memelihara infrastruktur berbasis masyarakat, menurut Ansar, kuncinya adalah komunikasi antar pemangku kepentingan. Perlu keterlibatan peran dari pihak – pihak non pemerintah seperti akademisi, swasta, nirlaba dan lainnya untuk mendorong dan memperkuat peran pemerintah. Akademisi sebagai salah satu fasilitator, peran utamanya tetap masyarakat itu sendiri. Mahasiswa dibutuhkan dalam pemanfaatan media komunikasi yang berbasis teknologi.
Meningkatnya kapasitas dan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan, jelas Ansar menambahkan, merupakan salah satu tujuan pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat di Desa Kompang.
Pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat,lanjutnya, juga diharapkan dapat mendayagunakan sumber daya dan tenaga kerja lokal dalam pembangunan. Agar berhasil dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat, desa perlu pula melakukan kemitraan dengan berbagai pihak seperti dengan media pers, Lsm dan lembaga kemahasiswaan.(Man)






