Daerah  

Anggaran Oplah Wajo 2026 tembus Rp 14,7 Miliar, Luas 3.252 Ha di 7 Kecamatan

Anggaran Oplah Wajo 2026 tembus Rp 14,7 Miliar, Luas 3.252 Ha di 7 Kecamatan
Anggaran Oplah Wajo 2026 tembus Rp 14,7 Miliar, Luas 3.252 Ha di 7 Kecamatan

WAJO, PEMBELANEWS.COM – Kabupaten Wajo mendapat angin segar di sektor pertanian. Program Optimasi Lahan (Oplah) Tahun Anggaran 2026 dengan total anggaran mencapai lebih dari Rp 14,7 Miliar dan total luas 3.252,93 Hektare di 7 Kecamatan resmi berjalan.

Program ini dikawal langsung oleh Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) sebagai Unit Pelaksana Teknis di bawah Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI. Program Oplah bertujuan memperbaiki infrastruktur penataan air, membangun jaringan irigasi tersier, meningkatkan Indeks Pertanaman dari 1 kali tanam menjadi 2 hingga 3 kali tanam setahun, serta mendongkrak produktivitas lahan pertanian yang sudah ada.

Dari data resmi BPLIP, yang di peroleh media ini dari pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Wajo dan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Wajo, mengelola 1.452,93 Ha dengan anggaran Rp 6.582.770.430,- yang tersebar di Kecamatan Pammana 698,21 Ha dengan anggaran Rp 3.075.145.720,-, Kecamatan Sabbangparu 365,1 Ha dengan anggaran Rp 1.679.460.000,-, Kecamatan Majauleng 244,88 Ha dengan anggaran Rp 1.162.360.000,-, Kecamatan Tanasitolo 79,71 Ha dengan anggaran Rp 366.666.000,-, dan Kecamatan Tempe 65,03 Ha dengan anggaran Rp 299.138.000,-.

Sementara melalui Dinas PUPR Kabupaten Wajo, anggaran Oplah sebesar Rp 8,2 Miliar dengan luas 1.800 Ha yang dialokasikan di Kecamatan Belawa 1.200 Ha dan Kecamatan Bola 600 Ha. Sehingga total keseluruhan program Oplah di Wajo mencapai 3.252,93 Ha dengan anggaran gabungan Rp 14.782.770.430,-.

Menanggapi program tersebut, Bupati LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Wajo Abrar Mattalioe memberikan apresiasi tinggi kepada Kementerian Pertanian dan Pemerintah Kabupaten Wajo.

“Kami dari LSM LIRA Wajo sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Bapak Bupati Wajo Andi Rosman. Wajo dapat anggaran besar Rp 14,7 Miliar untuk Oplah di 7 Kecamatan, ini bukti keberpihakan pemerintah pusat kepada petani Wajo,” ujar Abrar.

Menurut Abrar, program Oplah ini sangat tepat sasaran untuk Wajo sebagai lumbung pangan Sulawesi Selatan.

“Dengan anggaran per hektare sekitar Rp 4,5 juta, kami yakin kualitas pekerjaan akan maksimal. Masyarakat petani kita di Pammana, Sabbangparu, Majauleng, Tempe, Tanasitolo, Belawa dan Bola akan sangat terbantu. IP bisa naik dari 1 menjadi 3, air lancar, tanggul kuat, hasil panen melimpah. Ini program yang harus kita dukung bersama,” lanjutnya.

Abrar juga mengajak seluruh masyarakat pertanian untuk ikut menjaga dan merawat hasil pekerjaan Oplah.

“Ini anggaran untuk kesejahteraan petani. Mari kita jaga bersama hasil Oplah ini. Kalau ada yang kurang kita perbaiki bersama. LIRA Wajo siap bersinergi dengan BPLIP, Dinas Pertanian, dan Dinas PUPR untuk mengawal agar program ini sukses dan Wajo semakin jaya sebagai lumbung pangan nasional,” tutupnya. (Tim)