Menakar Kepemimpinan Nasrullah Mustamin, Sebagai Calon Direktur PDAM Sinjai 2025-2030

Nasrullah Mustamin,SE, Masih Diunggulkan Sebagai Direktur PDAM Sinjai periode 2025-2030 (foto dok)

Editor : Nurzaman Razaq

SINJAI,PEMBELANEWS.COM – Proses pencalonan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sinjai, kini  menjadi sorotan publik. Di tengah harapan besar agar pelayanan air bersih semakin baik dan perusahaan daerah ini,  mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Empat sosok figur telah mendaftarkan diri dan menyatakan kesiapannya maju sebagai kandidat calon Direktur PDAM Sinjai untuk periode 2025 – 2030, yakni, Nasrullah Mustamin, SE, Andi Saktiawan,S.Pd.,MM, Saldy Najamuddin (Andi Elly), Candra.

Diharapkan, keempat calon direktur tersebut, tidak hanya memahami teknis pengelolaan air, memiliki visi membangun PDAM yang lebih profesional, transparan, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sinjai.  Dan atau berobsesi membawa perubahan yang lebih baik di PDAM, terutama dalam meningkatkan kualitas layanan dan pengelolaan perusahaan.

Yang lebih diharapkan dari keempat calon tersebut, memiliki kemampuan manajerial yang kuat, integritas, dan visi jangka panjang.Mengingat, PDAM Sinjai  ini bukan sekadar tempat bagi jabatan.

Ini institusi strategis yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat. Dibutuhkan pemimpin yang benar-benar paham manajemen dan punya semangat membangun, menata dan memperbaiki perusahaan daerahini menyediakan air minum yang bersih, sehat, dan terjamin kualitas serta kuantitasnya untuk kebutuhan dan pelayanan pelanggan dan pemeliharaan instalasi masyarakat, serta menjaga kelestarian sumber daya air dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Yang diharapkan,  janganlah terpilih karena kedekatan atau pertimbangan politis. Karena kalau hal itu terjadi, maka PDAM Sinjai tidak akan pernah maju.

Rekam Jejak.

Dari keempat calon direktur tersebut, satu diantaranya yang masih dibutuhkan kepemimpinannya, adalah Nasrullah Mustamin,SE. Dia Direktur memiliki rekam jejak dalam kepemimpinan, baik di sektor publik maupun swasta. Kemampuannya tidak hanya terlihat dari gelar, tetapi dari hasil nyata yang pernah dicapai.

Manajerial itu bukan soal duduk di meja, tapi soal kemampuan membaca masalah, mengelola tim, dan mengambil keputusan strategis. Hal ini yang telah dilakoni Nasrullah Mustamin di masa jabatan sebelumnya.

Sosok Visioner dan Bersih

Mantan Ketua DPD Pemuda Pancasila Kabupaten Sinjai ini, dikenal sosok pemimpin yang memiliki integritas tinggi dan bebas dari kepentingan politik sempit. Dimana diharapkan, sudah saatnya kepala daerah memutus rantai “titipan jabatan” dalam tubuh BUMD di Sinjai.

Dibutuhkan direktur yang paham kondisi lokal, bisa membangun komunikasi dengan semua pihak, dan yang terpenting, bersih. Jangan sampai jabatan ini menjadi bancakan atau alat kompromi.

Meski begitu, Nasrullah Mustamin yang meski masih diunggulkan, diharapkan kedepannya, mampu membangun sistem kerja berbasis kinerja dan pelayanan,tetap membangun sinergi dengan media pers, kampus, dan komunitas lainnya, bukan kekuasaan.

Indikator Penilaian Harus Transparan

Dalam proses seleksi calon direktur, diharapkan yang transparan dan akuntabel. Disarankan  beberapa indikator penilaian objektif yang perlu digunakan tim seleksi: (1). Pengalaman manajerial: Rekam jejak dalam memimpin unit kerja atau institusi serupa.(2). Kompetensi teknis dan regulasi sektor air: Kemampuan memahami dan menjalankan kebijakan air bersih.(3). Etika dan integritas: Riwayat bersih dari konflik kepentingan dan praktik tidak transparan.(4). Komitmen terhadap pelayanan publik: Peka terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok rentan. (5). Kapasitas inovasi: Mampu merancang strategi bisnis dan pelayanan yang berkelanjutan.

Indikator ini penting agar seleksi tidak hanya formalitas. Kita ingin direktur yang memang punya kapasitas untuk menjadikan PDAM Sinjai sehat dan berkontribusi untuk daerah.

Menjawab Tantangan Masa Depan

Tantangan PDAM Sinjai bukan hanya soal teknis, tetapi juga kepercayaan publik. Dengan cakupan layanan yang belum maksimal dan tingkat kebocoran air yang tinggi, perusahaan ini membutuhkan lompatan besar.

Hal ini hanya bisa dicapai jika yang memimpin adalah sosok berpengalaman dan berkomitmen kuat, seperti Nasrullah Mustamin. Karena di tangannyalah, PDAM Sinjai ini bisa menjadi lokomotif PAD sebagai orang yang tepat.

Pentingnya Menakar Calon Direktur.

Sebagaimana diketahui, menakar calon Direksi PDAM Sinjai itu sangat penting, yang merupakan proses seleksi untuk memilih individu yang kompeten dan memiliki integritas untuk memimpin perusahaan daerah. 

Proses ini umumnya melibatkan pembentukan Panitia Seleksi (Pansel), penetapan persyaratan administratif yang ketat sesuai Permendagri, dan uji kompetensi melalui tes psikologi, tes kemampuan teknis dan manajerial, serta uji wawancara yang seringkali melibatkan unsur pemerintah, akademisi, dan profesional

Pada tahap Uji Kompetensi, masih dianggap sebagai tahap yang krusial yang mengukur kemampuan calon. Biasanya meliputi: Tes Psikologi: untuk mengukur kepribadian dan kemampuan psikologis calon.Uji Kemampuan Teknis dan Manajerial: Untuk menilai keahlian teknis terkait bidang usaha PDAM, serta kemampuan dalam manajemen perusahaan. Tes Wawancara: Menggali lebih dalam kemampuan manajerial, kepemimpinan, integritas, dan visi calon untuk perusahaan. Serta Penulisan Makalah dan Rencana Bisnis: Beberapa seleksi meminta calon membuat makalah atau rencana bisnis untuk menunjukkan pemahaman dan strategi mereka. (cea)