Editor : Nurzaman Razaq
SINJAI,PEMBELANEWS.COM- Pengadilan Negeri Sinjai sudah ada sejak zaman penjajahan belanda. Pada zaman itu Pengadilan Negeri Sinjai masih dikenal dengan nama Landrat, dan dipimpin seorang ketua yang dikenal dengan Tuan Petoro.
Seteleh Indonesi merdeka, sejak tahun 1960an barulah landrat berubah nama menjadi Pengadilan Negeri Ekonomi. Pada saat 1982 peresmian Pengadilan Negeri Sinjai yang diresmikan oleh Dirjen Kemenkunham SulSelRa dan peresmian gedung baru yang beralamat di jl. Jenderal Sudirman No. 1 Sinjai.
Pengadilan Negeri Sinjai sejak tahun 1950 hingga tahun 2026, telah dinahkodai 19 Ketua. Dan sejak Agustus 2024 hingga sekarang, Pengadilan Negei Sinjai dinahkodai Anthonie Spilkam Mona,SH.,MH.

Di bawah pimpinan Anthonie Spilkam Mona,SH.,MH,Pengadilan Negeri Sinjai mengalami perkembangan signifikan dalam penegakanhukum yang humanis, percepatan eksekusi putusan berkekuatan hukum tetap, serta peningkatanlayanan publik melalui sidang keliling, terutama memasuki periode akhir tahun 2024 hingga awal 2026.
Sejumlah poin pentng perkembangan Pengadillan Negeri Sinjai di bawah Pimpinan Anthonie Spilkam Mona, diantaranya, di bidang penguatan ekseskusi humanis: Berhasil melaksanakan eksekusi tanah dan bangunandengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis, bekerja sama dengan aparat kepolisian (Polres Sinjai dan Brimob Bone).

Di Bidang Kepastian Hukum: telah ditegaskanbahwa kepastian hukum tidak hanya di tingkat putusan,tetapi diwujudkan melalui pelaksanaan ekseskusi putusan yang telah berkekuatan hukum tetap.
Pada Peningkatan Pelayanan yakni melalui Sidang Keliling:Pengadilan Negeri Sinjai aktif melakukan sidang keliling di berbagai wilayah, seperti Sinjai Selatan, Sinjai Timur, dan akan terus diaktifkan ke wilayah-wilayah lainnya di Kabupaten Sinjai. Hal ini dilakukan untuk mendekatkan layanan peradilan kepada masyarakat khususnya di perdesaan.
Program lainnya, rutin digelar kegiatan keagamaan untuk meningkatkan profesionaisme dan integritas pegawai.
Perkembangan Sarana dan Prasarana.
Memasuki 2 tahun kepemimpinan Anthonie Spilkam Mona,SH.,MH, Kantor Pengadilan Negeri Sinjai mengalami perkembangan sarana dan prasarana (Sarpras) yang begitu pesat.
Perkembangan Sarpras, jelas Anthonie Spilkam Mona pada suatu kesempatannya di Kantornya, sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjamin kenyamanan pengunjung serta mempercepat proses peradilan.

“Modernisasi Sarpras, termasuk penggunaan tehnologi bertujuan untuk mewujudkan peradilan yang inklusif, cepat, dan transparan,”tandas Lulusan Magister Ilmu Hukum di Universitas Tadulako ini, seraya menambahkan, dalam hal pembangunan dan perbaikannya serta fasilitasnya tentu bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan kepuasaan penerima manfaat atau pencari keadilan.
Sarpras yang kini dapat dilihat di Kantor Pengadilan Negeri Sinjai, khususnya di lantai 1 diantaranya, ketersediaan Ruang Sidang CAKRA, Ruang Sidang TIRTA, dan Ruang Mediasi serta Ruang Sidang Anak.

Ketersediaan Ruang Media, Ruang Tamu Terbuka, hall PTSP dan ruang tunggu PTSP, RuangTerbuka dan Mushallah yang kini digunakan shalat jumat berjamaah.Halaman parkir yang luas, kantin dan lapangan tennis.
Untuk memberi kenyamanan para pencari keadilan dan atau pengunjung lainnya, tersedia ruang tunggu sidang, ruang tunggu anak, disamping ketersediaan ruang pegaraca, ruang jaksa dan ruang Pos Bakum.
Ruang Literasi.
Sebagai upaya memberi kenyamanan dan mengisi kekosongan serta nilai edukasi bagi masyarakat pengunjung, Pengadian Negeri Sinjai menghadirkan Ruang Literasi, yang peresmiannya dilaksanakan, Senin,(02/03/2026) lalu.

Wakil Ketua Pengadilan Negeri Sinjai, Suci Asti Pramawati pada kesempatan itu menjelaskan, Ruang Literasi yang didukung mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sinjai ini, dihadirkan sebagai bagian dari upaya pembangunan zona integritas di Pengadilan Negeri Sinjai,khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan publik.

Di Ruang Literasi itu, tersedia 50 judul bukul yang mayoritas bernuana hukum, politik pemerintahan, ilmu pengetahuan dari berbagai disiplin ilmu., yang bisa diakses secara gratis oleh pengunjung maupun pegawai.
Sarpras Bagian Dari Reformasi Birokrasi.
Secara keseluruhan, perkembangan Sarpras di Pengadillan Negeri Sinjai, bayak kalangan memberi apresiasi positif yang dinilai sebagai bagian dari upaya reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan prima, khususnya dalam menunjang tugas pokok memeriksa, mengadili, dan memutuskan perkara yang diterapkan melalui sikap Energik, Humanis, Akuntabel dan Optimal (Ehao).

Sarpras gedung berlantai 2 yang terletak di Jl.Persatuan Raya Sinjai itu, merupakan upaya Anthoni Spilkam Mona.menjadikan gedung Pengadilan Negeri Sinjai itu sebagai komponen krusial dalam reformasi birokrasi Mahkamah Agung RI,yang bertujuan untuk mentransformasi citra peradian menjadi lembaga yang modern, bersih, dan melayani.
“Perbaikan atau renovasi sarpras gedung bukan sekedar perbaikan fisik, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan kenyamanan, keamaan, dan efisiensi pelayanan bagi pencari keadilan,” ungkapnya pada suatu kesempatan.(*).






